Badan Usaha di Indonesia

Mau mendirikan badan usaha yang sesuai dengan keinginan kita, tapi belum paham harus memilih yang mana? Memang sebenarnya banyak pilihan badan usaha yang diakui dalam hukum di Indonesia sebagai badan hukum, yaitu Persekutuan Perdata (Persekutuan dengan Firma, Persekutuan Komanditer, Perseroan Terbatas) atau Koperasi, sebagaimana terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia dan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang Indonesia.

Namun dari jenis-jenis tersebut, Perseroan Terbatas atau lebih dikenal dengan singkatannya yaitu PT, merupakan jenis perusahaan yang gemar dibentuk oleh para pemilik modal di Indonesia. Hal ini mungkin disebabkan karena kurangnya informasi terkait aspek hukum dalam jenis-jenis badan usaha selain PT. Untuk itulah kami akan mencoba membantu pemahaman tentang jenis-jenis badan usaha yang diakui di Indonesia.

Sebagai permulaan, kita akan pelajari terlebih dahulu tentang PT. Salah satu alasan kegemaran pemilihan PT sebagai badan usaha dibandingkan badan usaha yang lain adalah tanggungjawabnya yang terbatas dalam hal dilaksanakannya seluruh ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar PT yang merupakan kesepakatan tertulis para pendirinya dimana saat ini pembuatanya harus sesuai dengan UU RI No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

PT pada dasarnya adalah hasil kesepakatan antara 2 orang atau lebih yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan dalam melakukan usaha serta guna mendapatkan keuntungan. Sebelum melangkah menuju pembahasan yang lebih mendalam tentang hak dan kewajiban PT sebagai badan usaha, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu dasar PT sebagai badan hukum/subyek hukum buatan.

Dalam hukum, dikenal istilah badan hukum/subyek hukum buatan. Maksud dari badan hukum/subyek hukum buatan tersebut adalah bentuk yang dibuat/didirikan berdasarkan kesepakatan manusia dimana diakui dalam hukum dapat memiliki tanggungjawab/dibebankan suatu hak dan kewajiban layaknya yang diemban oleh kita selaku manusia (subyek hukum kodrati), dan dalam pelaksanaannya tidak dapat melakukan perbuatan untuk dirinya sendiri melainkan harus dilakukan/diwakilkan oleh manusia untuk dan atas nama bentuk yang kita buat.

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment